Cara Memasang AC dengan Benar

cara pasang ac

Pada kesempatan ini saya akan menjelaskan bagaimana cara pasang ac dengan benar, simak berikut ini merupakan  langkah-langkahnya.

Memang banyak di antara Anda menyewa seorang ahli untuk memasang AC (Air Conditioner) di rumah. Tetapi, jika Anda mempunyai beberapa pengalaman dengan pekerjaan pipa saluran air dan listrik, sebenarnya Anda bisa memasang AC tanpa perlu memanggil orang lain atau teknisi untuk memasang AC di rumah Anda.

Sebelum memulai pemasangan, ada beberapa alat yang Anda butuhkan untuk pemasangan nantinya. Alat dan perkakas yang dibutuhkan antara lain:

Cara Pasang Ac

Dibawah ini merupakan langkah- langkah atau cara memasang Ac

Bahan atau Alat Pasang Ac :

  • Gergaji pendorong atau gergaji lubang
  • Selotip listrik
  • 2 kunci pas
  • Pengikat kabel
  • Pompa vakum
  • Waterpas
  • Bor dengan mata bor
  • Jangkar plastic
  • Sekrup
  • Penutup dan selotip isolasi
  • Pengikat
  • Busa puliuretan mengembang

Cara Pasang Ac :

  1. Setelah semua alat-alat dan perkakas selesai, langkah selanjutnya adalah memilih lokasi yang tepat untuk menempelkan unit AC indoor sebaiknya pilih tempat yang berbalikan dengan luar ruangan.
  2. Hindari juga cahaya matahari langsung dan sumber panas karena hal ini akan mengganggu sistem kerja AC. Unit Indoor AC ini membutuhkan 15 cm ruang terbuka mengelilingi bagian atas dan sisi-sisinya.
  3. AC Indoor ini harus ditempelkan minimalnya adalah 2,13 m di atas tanah.
  4. Kemudian, pasang AC dekat sumber listrik maksimal 2 meter dari AC.
  5. Pada dinding harus cukup kuat untuk menahan berat unit AC. Anda bisa membuat bingkai kayu atau besi untuk menyediakan bantuan tambahan.
  6. selanjutnya adalah memasang lempengan besi penyangga AC. Caranya pun tidak sesulit yang dibayangkan. Awalnya, tahan lempengan di dinding Anda yang akan dipasang AC indoor nantinya.
  7. Kemudian, gunakan waterpas untuk memastikan bingkai berbentuk kotak secara horizontal dan vertikal. Lalu, bor ke dalam dinding pada titik yang pas untuk memasang lempengan di dinding.
  8. Dan yang terakhir, masukkan jangkar plastik ke dalam lubang. Kencangkan lempengan pada dinding dengan sekrup.
  9. Langkah selanjutnya adalah membuat lubang untuk pipa saluran pembuang. Untuk melakukannya, pertama, temukan titik untuk lubang pupa pembuangan air. Kemudian pertimbangkan juga panjang pipa dan jarak yang AC Outdoor.
  10. Kemudian, bor dinding dengan diameter 7.5 cm. Lubang seharusnya melandai turun menuju AC outdoor untuk memastikan drainase yang cukup. Sisanya, Anda hanya perlu memasukkan pinggiran pipa ke dalam lubang.
  11. Setelah semuanya terpasang, selanjutnya Anda hanya perlu menghubungkan pipa, memilih tempat untuk memasang unit indoor, menyambungkan listrik, dan mengeluarkan udara dan kelembaban dari sirkuit pendingin.

Menentukan Lokasi Pemasangan AC

Mengingat AC split terdiri dari dua bagian, ialah unit indoor dan outdoor, kita harus memilih  tempat yang tepat untuk memasang masing-masing bagian dari Ac tersebut. Untuk unit indoor ada baiknya mengikuti saran yang ada dibawah ini :

  • Agar tepat sebaiknya pasang unit indoor AC membelakangi dari bagian  pintu supaya udara dingin yang dihasilkannya tidak mudah keluar saat pintu terbuka.
  • Jangan pasang unit indoor diatas di atas perangkat elektronik seperti TV, komputer dan hindari meletakkan di atas area tidur. Ini untuk mencegah adanya kesulitan apabila perlu melakukan perbaikan dan menghindari pula kerusakan barang-barang tersebut dari teteasan air AC bahkan jika mengalami kebocoran.
  • Pastikan unit indoor berada pada ketinggian antaralain 2,5 meter dari lantai. Ini untuk menghindari unit dipegang oleh tangan jahil anak-anak. Namun ingat juga bahwa unit jangan terlalu menempel pada plafon agar sirkulasi udara yang keluar dari unit indoor lebih lancar dan tidak menghambat kualitas udara yang keluar. Beri jarak minimal 15cm dari plafon.

Memasang Unit Outdoor

  • Pastikan unit outdoor ini tidak terpasang terbalik, kipas harus menghadap ke depan (tidak boleh menghadap kearah  dinding) sebab ini dapat menghambat kinerja unit serta menyebabkan mengalirnya oli pelumas kompresor akan masuk ke sirkuit pendingin dan merusak AC.
  • Pilih lokasi pemasangan outdoor yang terbuka, kering dan bebas dari banyak kotoran yang dapat tersangkut pada baling-baling kipas pembuangan. Ingat juga bahwa unit outdoor cukup berisik dan menghembuskan udara panas jadi jangan sampai mengganggu orang lain sekitar kamu.
  • Juga pastikan jarak antara unit indoor dan outdoor tidak terlalu berjauh untuk mempermudah kamu ataupun teknisi jika perlu melakukan perawatan pada kedua unit tersebut.
  • Hindari pemasangan unit outdoor terlalu dekat dengan jendela karena akan menghasilkan suara dengungan yang cukup mengganggu.

Hal yang perlu dipertimbangkan

Bergantung pada  bentuk rumah kita, kadang kita terpaksa memasang unit indoor lebih tinggi daripada unit outdoor atau sebaliknya, hal tersebut diperbolehkan dengan syarat minimal ada 1 loop (pipa digulung) untuk mencegah oli compresor masuk ke dalam indoor, Dengan posisi outdoor di atas – indoor di bawah, oli compressor dapat ikut masuk kedalam evaporator, dan terjebak di dalam indoor, menyebabkan efisiensi evaporator menurun, karena sebagian permukaannya tertutup oli.

Berikut adalah cara kerja AC secara singkat. AC split berkerja seperti ini: Pada unit indoor terdapat evaporator yang mengubah cairan refrigeran (freon) menjadi gas. Sedangkan dari unit outdoor ada kompresor, kondensor, dan katup ekspansi yang mengembalikan wujud gas refrigeran menjadi cair kembali. Dilihat dari proses perubahan gas ke cair ini melalui proses evaporasi serta kondensasi di kedua bagian AC split sehingga dapat  menghasilkan udara dingin keluar dari unit indoor dan pembuangan udara panas dari unit outdoor.

Kesimpulan

  • Jika posisi outdoor di bawah indoor, cairan refrigeran akan mengalir dari bawah ke atas dan gas refrigeran yang panas mengalir dari atas ke bawah. Karena gas umumnya melayang serta cairan mengendap, kombinasi posisi ini sedikit membuat lambat sirkulasi refrigeran. Tetapi dari segi arsitektur tampak lebih rapi disebabkan oleh  unit outdoor dapat disembunyikan.
  • Apabila posisi outdoor sejajar atau sama indoor, maka cairan refrigeran maupun udara panas akan mengalir secara horizontal. Jarak maupun panjang pipa refrigeran antara outdoor dan indoor unit juga relatif pendek sehingga sirkulasi refrigeran cukup lancar. Tetapi menurut segi estetika wujud AC-nya akan menyerupai sebuah AC window.
  • Jika outdoor di atas indoor, jelas bahwa ini kebalikan dari posisi pertama, namun lebih berguna karena cairan dan gas mengalir
  • maka proses akan berjalan sedikit lebih baik karena masing-masing zat cair maupun gas mengalir sesuai sifatnya. Mengingat gas yang melayang dan cairan yang mengendap, maka kombinasi posisi ini mempermudah sirkulasi refrigeran. Menurut  segi arsitekturnya, menyembunyikan outdoor-unit di atap cukup mudah.

6 Hal Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Memasang AC

1. Cek Instalasi Listrik di Rumah Anda

Kenapa perlu mengecek instalasi sebelum pasang AC? Alasannya adalah usia instalasi listrik di rumah anda mempengaruhi kinerja AC.

AC sendiri merupakan barang elektronik yang memakan daya besar ketika pertama kali dinyalakan.

Oleh karena itu apabila usia instalasi listrik di rumah anda sudah di atas 10 tahun, maka ada baiknya anda gunakan jasa tukang listrik untuk mengeceknya.

 

2. Perhatikan PK

Memperhatikan PK sebenarnya seharusnya dilakukan sebelum anda membeli AC.

PK atau yang disebut satuan kapasitas pada AC tersebut  harus disesuaikan dengan ukuran ruangan.

Semakin besar PK, maka akan semakin besar juga daya listrik yang digunakan. Oleh karena itu, sesuaikan ukuran ruangan anda dengan kapasitas AC.

Sebagai contoh  digunakan untuk luas ruangan 10 m2, 1 PK dan seterusnya juga bisa digunakan untuk luas ruangan 18 m2, merupakan untuk AC dengan kapasitas 1/2 PK.

3. Inverter?

Perhatikan juga budget yang anda miliki. Apabila anda memiliki budget lebih anda bisa pertimbangan membeli AC yang dilengkapi dengan teknologi inverter.

Terutama untuk ruangan tertutup, AC inverter sangat cocok, karena pada ruangan tertutup jarang akan terjadi perubahan suhu yang mendadak.

tetapi , apabila anda akan menggunakan AC pada ruangan terbuka, anda dapat menggunakan AC non inverter.

 

4. Tutup Lubang pada Ruangan

Sering mendengar kalimat “tutup kembali, ruangan ber-ac”. Kalimat tersebut bukan tanpa alasan.

Memang ketika ruangan tertutup, AC akan lebih efektif dalam mendinginkan ruangan.

Oleh karena itu disarankan pada anda untuk menutup lubang ventilasi dengan karton atau plastik.

 

5. Perhatikan Peletakan Unit AC

Hindari penempatan unit AC di atas pintu, serta untuk menghindari getaran, jangan pasang unit AC indoor dan outdoor pada dinding yang sama.

6. Perhatikan Fitur pada AC

Ketika memilih AC perhatikan juga fitur-fitur yang ada pada AC, anda bisa gunakan AC dengan fitur yang membuat udara menjadi bersih dan sehat.

Contohnya seperti fitur plasmacluster, plasmafilter, nanoe-G dan fitur-fitur lainnya.

6 hal tersebut merupakan beberapa yang perlu diperhatikan sebelum anda memasang AC di rumah.

Intinya sesuaikan sesuai dengan kebutuhan anda dan kemampuan anda. Setelah tahu apa yang dipersiapkan sebelum memasang AC.

Langkah Menentukan Tempat Pemasangan AC Supaya Rapi Juga Awet

Berikut adalah  beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemasangan AC yang perlu Anda tahu. Salah satunya ialah posisi/letak pemasangan AC supaya terlihat rapi, juga menambah kesan ruangan menjadi indah, sebab jangan sampai setelah AC di pasang malahan akan mengganggu kenyamanan dan kesulitan untuk melakukan Perawatan AC.

Berikut beberapa hal yang wajib di hindari ketika menentukan lokasi pemasangan AC:

  • Gas yang mudah terbakar
  • Udara yang mengandung kadar garam tinggi
  • Oli mesin
  • Kondisi lingkungan khusus

Pemasangan Unit Dalam (Indoor AC)

1. Pasang Indoor AC dalam posisi membelakani Pintu masuk, dengan maksud supaya Udara dingin yang dihasilkan tidak cepat terbuang pada saat pintu dibuka.

2. Juga harus menghindari pemasangan Indoor diatas Peralatan Elektronik lain seperti Perangkat Komputer, TV, Telepon dan lainnya dengan tujuan untuk menghindari kesulitan dalam Maintenance dan menghindari pula kerusakan barang-barang elektronik Anda ketika AC anda mengalami bocor Air atau airnya menetes.

3. Dan juga harus menghindari Pemasangan AC diatas Tempat Tidur, dengan tujuan sama ialah untuk menghindari kesulitan dalam Maintenance dan menghindari pula kerusakan barang-barang elektronik Anda ketika AC anda mengalami bocor Air atau airnya menetes.

4. Serta Hindarkan Pemasangan Indoor dengan Mulut Indoor mengarah pada kita, supaya kita hanya mendapatkan efek dinginnya saja.

5. Usahakan drainase tertata dengan baik. Jika tempatnya ditengah-tengah ruangan, maka siapkanlah jaringannya terlebih dahulu sehingga mempermudah dalam instalasi dan tidak merusak ruangan.

6. Tidak terlalu rapat dengan atap plafon yaitu + 15 cm dari atap. Hal ini bermaksud agar sirkulasi udara lehih baik. karena udara yang ditiupkan oleh indoor unit dihisap dari bagian atas dan depan indoor unit, jadi kalau bagian atas tertutup atap akan sangat mengurangi kualitas pendinginan

7. Jarak ketinggiannya  unit indoor minimal jarak 2,5 meter dari lantai supaya tidak mudah disentuh oleh anak-anak.

8. Pasang pada tempat yang dapat menahan beratnya unit. Hati-hati bila memasang pada dinding yang memakai batako.

9. Harus memilih posisi yang memudahkan pemasangan pipa serta kabel-kabel yang menuju unit luar (outdoor) untuk menghindari banyaknya tekukan-tekukan pada pipa AC

10. Sediakan lokasi yang cukup luas untuk memudahkan pelepasan cashing indoor dan pencucian filter indoor ketika sedang perawatan AC

11. Kemudian pastikan juga  buangan air AC dari indoor mengalir dengan baik dan lancar supaya menghindari terjadinya luapan air buangan AC ke dalam unit indoor.

Pemasangan Unit Luar (Outdoor AC)

1. Unit luar tidak boleh di pasang terbalik sebab oli pelumas kompresor akan masuk ke sirkuit pendingin, sehinggga bisa  merusak unit AC

2. Lalu pilih tempat terbuka serta kering, dan juga  hindari dari sumber panas matahari langsung

3. Tempatkan pemasangan di tempat yang tidak menggangu jalan (bila rumah di dalam Gang senggol)

4. Pilih posisi yang mudah untuk penyambungan pipa AC yang terhubung ke indoor AC. Pipa penghubung harus diperhatikan sebab jika pipa hingga bengkok maka akan mengganggu sirkulasi refrigran. Panjang pipa penghubung yang paling baik ialah  antara 3 meter hingga 6 meter, tapi apabila tidak memungkinkan dapat ditambah hingga 9 meter hingga 12 meter . Apabila kurang dari 3 meter, lebih baik pipa penghubung digulung dibelakang outdoor agar mencapai 3 meter.

5. Tempatkan unit luar pada posisi yang bisa membuang udara secara bebas supaya udara panas outdoor tidak kembali ke dalam rumah/ruangan. Apabila tidak mungkin untuk ditaruh di tempat dengan sirkulasi udara yang baik atau ruang bebas yang tidak luas, usahakan Outdoor terpasang pada ruang yang mempunyai space kosong kurang lebih  1 meter.

6. Lalu Pilih tempat yang suara operasi AC dan hembusan udara outdoor tidak menggangu tetangga

7. Kemudian buatlah jarak pemasangan outdoor AC yang memudahkan dalam hal perawatan AC

8. Apabila unit luar  di pasang terlalu tinggi, perhatikan kekuatan bracket penyangganya

9. Apabila Posisi outdoor lebih tinggi dari posisi Indoor, maka harus usahakan menggunakan Trapping ( Pipa dilengkungkan lebih tinggi dari Outdoor) Agar Oli tidak terlalu banyak mengalir di pipa Refrigerant.

10. Disarankan jangan Memasang outdoor dekat dengan Jendela sebab akan menimbulkan dengung pada Jendela sehingga mengeluarkan suara.

11. Apabila pemasangan instalasi pipa ac melalui atap rumah (di atas plafon), usahakan supaya pipa AC tersebut dibalut kembali dengan ductape AC (isolasi) untuk menghindari kondensasi AC yang bisa merusak plafon.

Prinsip dasar kerja AC Split

Untuk lebih jelasnya ini perlu ke prinsip dasar cara kerja komponen dasar AC yang terdiri dari :

1. Kompresor yaitu menaikkan tekanan, freon gas menjadi panas

2. Kondensor ialah membuang panas, sehingga freon gas berubah menjadi cair

3. Drossel / katup ekspansi  adalah menurunkan tekanan, freon cair menjadi dingin

4. Evaporator merupakan menyerap panas, freon cair menjadi gas

Demikian artikel ini semoga membantu dan bermanfaat bagi semua. Mohon maaf apabila terjadi kesalahan kata yang menyinggung, saya sadar masih banyak kekurangan, mohon kritik dan saran.

× Whatsapp Kami!